Home

Advertisement

IRAN AKAN LANCAR KAPAL ANGKASA SENDIRI

  • Dec. 9th, 2008 at 4:10 AM

TEHRAN (FNA)Tidak lama lagi Iran akan menghantar haiwan ke angkasa lepas untuk tujuan penyelidikan sains menggunakan roket yang dibangunkan oleh mereka sendiri. Iran seterusnya merancang untuk menghantar angkasawan mereka menggunakan roket mereka sendiri. Bila agaknya Malaysia akan membangunkan roket dan kapal angkasa sendiri ?
Institut Kajian Aero Angkasa Malaysia
iran-rocket-vmed-12pwideciranspaceiranspaceship
TEHRAN (FNA)- Iran’s Aerospace Research Institute said the country plans to launch further exploratory rockets into space with live animals aboard, paving the way for manned space flights.

Mohammad Ebrahimi, deputy head of Iran’s Aerospace Research Institute, said Tuesday Iran plans to send Kavoshgar (Explorer) 3 and 4 rockets into space in the near future.

The Kavoshgar 2 was successfully launched on Wednesday. The rocket consisted of a carrier, space-lab and restoration system.

Ebrahimi said the rocket analyzed air pressure and wind speed, and conducted astronomical tests at altitudes of 50 to 200 km (30 to 125 miles).

The Kavoshgar 2 is a two-stage solid fuel rocket capable of carrying a small payload and reentering the lower atmosphere with a high degree of accuracy.

The Iranian scientist said future rockets would be designed to carry live animals. Such an ability would pave the way for Iran to send men into space, he added.

News number: 8709131629 18:31 | 2008-12-03

http://english.farsnews.com/newstext.php?nn=8709131629

Syeikh Wahbah Zuhaili, Farid Washil, dan Yusuf al-Qaradhawi Fatwakan Penyaluran Hewan Kurban untuk Gaza

Hidayatullah.com–Setelah beberapa waktu lalu Mufti Besar Mesir Syeikh Dr. Ali Jum’ah mengeluarkan fatwa yang menyerukan untuk menyalurkan hewan dan daging kurban kepada para penduduk Gaza dan Palestina, kini Syaikh Prof. Dr. Wahbah Zuhaili menyusul untuk mengeluarkan fatwa serupa.

Dalam keterangannya yang dikutip Islamonline (4/12), Wahbah yang juga guru besar Fikih Islam pada Universitas Damaskus, mengatakan bahwa “dalam waktu sekarang ini, para penduduk Gaza menjadi priorotas utama untuk mendapatkan jatah hewan dan daging kurban, mengingat kondisi mereka yang tengah diterpa krisis.”

Profesor pengarang kitab rujukan Islam kontemporer itu bahkan menghukumi penyaluran hewan dan daging kurban untuk masyarakat Gaza dan Palestina mendekati kepada wajib. “hal tersebut dihukumi syibh (menyerupai) wajib,” ungkapnya.

Terkait pencegatan kapal bantuan Al-Marwa milik Libya yang membawa ribuan ton barang bantuan untuk penduduk Gaza oleh Angkatan Laut Israel, az-Zuhaili turut mengecam tindakan tersebut.

Syaikh Farid Washil yang juga mantan Mufti Agung Mesir justru menghukumi penyaluran hewan kurban untuk masyarakat Gaza sebagai sesuatu yang wajib bid-dharurah. “Saya menyatakan bahwa penyaluran hewan kurban saat ini untuk masyarakat Gaza hukumnya wajib sewajib-wajibnya,” ungkapnya.

Penghukuman wajib serupa juga datang dari fatwa ulama Muslim terkemuka yang tinggal di Doha, Syeikh Dr. Yusuf al-Qaradhawi. “Harta zakat umat Muslim kali ini seharusnya dialirkan untuk penduduk Gaza,” kata al-Qaradhawi.

Beberapa ulama Muslim Gaza menyambut baik fatwa beberapa ulama Muslim terkemuka tersebut. Syaikh Dr. Mahir as-Susi, wakil dekan fakultas syari’ah pada Universitas Islam di Gaza menyatakan bahwa “kondisi di Gaza benar-benar memprihatinkan. Fatwa yang dikeluarkan oleh Syeikh Jum’ah dan Zuhaili sangat tepat.”

Selain itu, as-Susi juga meminta pihak negara Mesir untuk membukkakan perbatasan Rafah, untuk dapat memudahkan masuknya hewan dan daging kurban yang berdatangan, juga untuk masuknya bantuan kemanusiaan lainnya.

Hingga saat ini, yang patut disayangkan, Mesir justru seolah mendukung blokade Isarel atas gaza. Mesir menolak untuk membukakan pintu perbatasan Rafah. [iol/atjeng/www.hidayatullah.com]

Selamat Pengantin Baru

  • Dec. 1st, 2008 at 9:23 PM

zaw1بارك الله لك وبارك عليك وجمع بينكما في خير

SELAMAT PENGANTIN BARU PADA SEMUA MEMPELAI YANG AKAN MELAYARKAN BAHTERA. MOGA DIBERI RIBUAN BARAKAH.
Berkata Anas r.a.: Apabila Rasulullah s.a.w melihat tanda inai pada Abdul Rahman bin Auf r.a., baginda bertanya: Apa ini? Abdul Rahman menjawab: Saya telah menikmati seorang wanita dengan maskahwin emas seberat biji kurma. Maka Rasulullah s.a.w pun mendoakan bagi Abdul Rahman:
“Moga-moga Allah memberkati anda! Adakanlah walimah, walaupun dengan makan roti dan kurma.
Selain itu sunnat memberikan tahniah (ucapan selamat pengantin baru) kepada orang yang baru berkahwin. Seorang yang berjumpa dengan pengantin lelaki mengucapkan:
“Moga-moga Allah memberikan keberkahan kepadamu dan keberkahan untukmu dan menghimpunkan kamu berdua dalam kebaikan.”
Sunnat juga mengisytiharkan perkahwinan kepada orang ramai supaya diketahui. Bersabda Rasulullah s.a.w.:
“Yang memisahkan antara yang halal dengan yang haram ialah bunyi-bunyian rebana dan nyanyian.”

—————————-

Ucapan buat Pengantin

Sebenarnya apakah ucapan yang paling baik untuk mempelai-mempelai yang baru mendirikan rumahtangga?

Di dalam sebuah hadith, telah diriwayatkan bahawa Aqil Ibnu Ali Abi Talib r.a. telah menikahi seorang wanita dari kalangan Bani Jusham. Lalu orang ramai datang dan berkata, “Semoga berbahagia dan ramai anak.”

Mendengar yang demikian Aqil berkata, “Janganlah kamu mengatakan demikian, kerana sesungguhnya Rasulullah s.a.w. telah melarang yang demikian.”

Mereka lalu bertanya, “Jika demikian, apakah yang patut kami katakan wahai Abu Yazid?”

Aqil menjawab, “Katakan (Semoga Allah memberkati kamu dan melimpahkan berkat kepada kamu). Begitulah yang diperintahkan kepada kita”.[1]

Di dalam sebuah hadith riwayat Imam Bukhari, diceritakan Rasullulah s.a.w. ternampak kesan Sufrah (sejenis wangian berwarna kuning) di baju Abdul Rahman Bin Auf r.a. lalu beliau bertanya, “Apakah ini?”

Abdul Rahman r.a. menjawab, “saya telah mengahwini seorang wanita dan telah membayar mas kahwin seberat sebiji kurma.”

Rasulullah s.a.w. bersabda, “ (semoga kamu diberkati). Adakan walimah walaupun dengan seekor kibash”[2]

Menurut Abu Hurairah r.a. apabila mendoakan seseorang yang baru berkahwin, Rasulullah s.a.w. akan berkata, “

(Semoga Allah memberkati kamu dan melimpahkan berkat kepada kamu dan menghimpunkan kedua kamu di dalam kebaikkan.)”[3] ucapan

Menurut Imam Nawawi di dalam Al-Azkar adalah disunatkan kita mengucapkan seperti ucapan-ucapan Rasulullah s.a.w. di atas. Menurut beliau lagi, adalah makruh kita mengucapkan “Semoga berbahagia dan banyak anak.”[4]

Mana tidaknya, kehidupan pasangan yang diberkatiNya sudah tentu gembira dan bahagia. Sedangkan kehidupan pasangan yang gembira dan bahagia, belum tentu mendapat keberkatanNya.

Wallahu’alam.

Aku Memang Pencinta Ahlul-Bait

  • Nov. 28th, 2008 at 11:43 PM
Jalan Cinta Hasan wa Husein: Beberapa Hadits Mengenai Ahlulbait Nabi (as)

1.) "Perumpamaan ahli bait-ku, seperti perahu Nabi Nuh. Barang siapa yang berada di atasnya ia akan selamat, dan yang meninggalkannya akan tenggelam." (H.R. Thabrani)

2.) "Aku meninggalkan kalian yang apabila kalian pegang teguh tidak akan tersesat. Kitab Allah, dan keturunanku."(H.R. Tirmidzi)

3.) "Umatku yang pertama kali aku beri pertolongan (Syafa'at) kelak di hari Kiamat, adalah yang mencintai Ahli bait-ku."(H.R. al-Dailami)

4.) "Didiklah anak-anak kalian atas tiga hal. Mencintai Nabi kalian. Mencintai Ahli bait- ku. Membaca al-Qur'an.(Diriwayatkan oleh Ibnu Mundzir, Ibnu Abi Hatim, Ibnu Mardaweih, dan at-Thabrani dalam kitab tafsir-nya)

5 Ketika turun ayat: "Katakanlah wahai Muhammad, Aku tidak meminta balasan apapun dari kalian kecuali mencintai kerabat." Kemudian Ibnu Abbas ra bertanya pada Rasulullah: Wahai Rasulullah, siapakah yang dimaksud dengan kerabat yang wajib kami cintai? Rasulullah SAW menjawab: Ali, Fatimah, dan anak keturunannya.

Demikian sebagian dalil-dalil dari Hadits Rasulullah SAW yang secara jelas menyatakan keutamaan Ahlu Bait. Bagaimana tidak, di dalam jasad mereka mengalir darah yang bersambung kepada makhluk yang paling utama, kekasih Allah, Rasulullah SAW.

Untuk lebih jelasnya lagi, saya persilahkan anda untuk membaca sendiri kitabnya al- Imam as- Suyuthi yang berjudul Ihya' al-Mayt fi Fadlo'il Ahli al-Bait, yg memuat 60 Hadits tentang keutamaan Ahlu Bait.

6.)Dari Yazid bin Hayan, katanya: "Saya berangkat bersama Hushain bin Sabrah dan Umar bin Muslim ke tempat Zaid bin Arqam r.a. Ketika kita sudah duduk-duduk di dekatnya, lalu Hushain berkata padanya: "Hai Zaid, engkau telah memperolehi kebaikan yang banyak sekali. Engkau dapat kesempatan melihat Rasulullah s.a.w., mendengarkan Hadisnya, berperang besertanya dan juga bersembahyang di belakangnya. Sungguh- sungguh engkau telah memperolehi kebaikan yang banyak sekali. Cubalah beritahukan kepada kita apa yang pernah engkau dengar dari Rasulullah s.a.w. Zaid lalu berkata: "Hai anak saudaraku, demi Allah, sungguh usiaku ini telah tua dan janji kematianku hampir tiba, juga saya sudah lupa akan sebahagian apa yang telah pernah saya ingat dari Rasulullah s.a.w. Maka dari itu, apa yang saya beritahukan kepadamu semua, maka terimalah itu, sedang apa yang tidak saya beritahukan, hendaklah engkau semua jangan memaksa-maksakan padaku untuk saya terangkan." Selanjutnya ia berkata: "Rasulullah s.a.w. pernah berdiri berkhutbah di suatu tempat berair yang disebut Khum, terletak antara Makkah dan Madinah. Beliau s.a.w. lalu bertahmid kepada Allah serta memujiNya, lalu menasihati dan memberikan peringatan, kemudian bersabda:
"Amma Ba'du, ingatlah wahai sekalian manusia, hanyasanya saya ini adalah seorang manusia, hampir sekali saya didatangi oleh utusan Tuhanku - yakni malaikatul-maut, kemudian saya harus mengabulkan kehendakNya - yakni diwafatkan. Saya meninggalkan untukmu semua dua benda berat - agung - iaitu pertama Kitabullah yang di dalamnya ada petunjuk dan cahaya. Maka ambillah amalkanlah - dengan berpedoman kepada Kitabullah itu dan peganglah ia erat-erat." Jadi Rasulullah s.a.w. memerintahkan untuk berpegang teguh serta mencintai benar-benar kepada kitabullah itu.
Selanjutnya beliau s.a.w. bersabda: "Dan juga ahli baitku. Saya memperingatkan kepadamu semua untuk bertaqwa kepada Allah dalam memuliakan ahli baitku, sekali lagi saya memperingatkan kepadamu semua untuk bertaqwa kepada Allah dalam memuliakan ahli baitku."
Hushain lalu berkata kepada Zaid: "Siapakah ahli baitnya itu, hai Zaid. Bukankah isteri- isterinya itu termasuk dari golongan ahli baitnya?" Zaid menjawab: "Ahli baitnya Rasulullah s.a.w. ialah Ahli keluarga keturunan - Ali, Alu Aqil, Alu Ja'far dan Alu Abbas." Hushain mengatakan: "Semua orang dari golongan mereka ini diharamkan menerima sedekah." Zaid berkata: "Ya, benar." (Riwayat Muslim)

Polemik tentang meninggalnya Amrozi, Imam Samudra, dan Mukhlas menyedot perhatian umat Islam. Walau ketiganya meninggal setelah dieksekusi regu tembak, penilaian berbeda muncul dari beberapa tokoh Islam.

Majelis Ulama Indonesia, misalnya. MUI menilai bahwa kematian Amrozi c.s. bukan tergolong mati syahid. Sementara Pimpinan Ansharut Tauhid yang juga mantan Ketua Umum MMI, Abu Bakar Ba’asir menilai lain. Menurutnya, Amrozi c.s. mati syahid. Karena mereka meninggal dalam rangka melawan musuh Islam.

Perbedaan pandangan itu mungkin wajar jika dilihat dari sudut pandang perjuangan yang dilakukan Amrozi c.s.

Menurut Habib Riziq Shihab, baik MUI maupun Abu Bakar Ba’asir sama-sama benar. “Dari kacamata lokal, MUI benar bahwa Amrozi c.s. tidak mati syahid. Karena Indonesia bukan medan perang. Tapi, dari kacamata global, Ustadz Abu Bakar Ba’asir lebih benar bahwa Amrozi c.s. mati syahid. Karena, seluruh dunia Islam sedang diserang Thagut AS dan sekutunya,” jelas Habi Riziq.

Namun menurutnya, kacamata MUI kecil. Sedangkan, kacamata Ustadz Ba’asir besar. “Yang pasti, Amrozi c.s. mati dalam keadaan baik. Enam tahun dipenjara hanya shalat, puasa, baca Alquran, dan lain-lain. Saat dieksekusi pun, Amrozi c.s. menatap itu dengan mata terbuka dan pekikan takbir,” tambahnya.

Dalam kasus Bom Bali 2002, sebagian besar tokoh Islam memang sepakat bahwa itu sebuah kesalahan. Tapi, menurut Habib Riziq, hal itu tidak bisa dijadikan penilaian terhadap kematian Amrozi c.s.

“Andaikata Bom Bali 2002 dianggap salah, itu adalah masa lalu. Karena itu, jangan menilai dengan masa lalu. Nilailah saat ini,” jelas Ketua Front Pembela Islam ini.

Ia menjelaskan, di masa Rasulullah pernah ada kasus perempuan penzina yang dirajam. Ketika itu, seorang sahabat mencercanya. Rasulullah saw. pun meluruskan dan mengabarkan bahwa kebaikan perempuan tersebut, dengan taubatnya, mampu mengampuni dosa penduduk satu kota Madinah.

“Jadi, nilai saat ini. Jangan nilai masa lalu. Saksikanlah bahwa Amrozi c.s. adalah orang baik. Isyhaduu annahum min ahlil khoir! Takbiiir. Sholluu ‘alan Nabi!” ucap Habib bersemangat. (mnh)

eramuslim

Wabak Chikungunya

  • Nov. 15th, 2008 at 10:09 AM

Penyakit Chikungunya bukanlah merupakan satu penyakit misteri buat masa ini kerana ia telah dilaporkan berlaku di kebanyakan negeri di Malaysia. Untuk membenteras penyakit ini daripada terus merebak, pihak Kementerian Kesihatan Malaysia telah mengambil pelbagai langkah pencegahan dan kawalan. Jabatan Kesihatan Negeri Sembilan juga dari masa kesemasa telah menerima maklumat tentang kejadian penyakit ini samada daripada aduan awam atau laporan kes daripada klinik ataupun hospital.

Penyakit Chikungunya adalah disebarkan melalui gigitan nyamuk Aedes iaitu Aedes aegypti dan albopictus. Pesakit akan mengalami gejala dan tanda-tanda seperti demam, sakit sendi dan ruam pada badan. Tiada rawatan khusus atau vaksin bagi penyakit ini dan rawatan yang diberikan adalah berdasarkan gejala yang ditunjukkan pesakit. Pesakit akan dirawat sebagai pesakit luar sahaja dan hanya dimasukkan ke hospital apabila ada komplikasi serius. Penyakit Chikungunya boleh disalah anggap sebagai demam denggi kerana tanda-tanda penyakit yang menyerupai demam denggi. Namun begitu, penyakit Chikungunya akan menyebabkan kesakitan sendi yang teruk tetapi tidak menyebabkan kematian.

Faktor utama berlakunya penyakit ini adalah terdapat banyak tempat-tempat yang berpotensi untuk pembiakan nyamuk Aedes yang boleh menyebabkan air bertakung samada di dalam atau di luar premis. Selain itu sikap masyarakat yang tidak prihatin tentang aspek kebersihan akan memudahkan lagi perebakan virus penyakit ini dan menyebabkan berlakunya wabak penyakit. Di Negeri Sembilan, penyakit Chikungunya telah dilaporkan berlaku di kesemua daerah di negeri ini. Namun situasi penyakit ini adalah dalam keadaan terkawal.

Sehingga minggu ke 44, jumlah keseluruhan kes Chikungunya di Negeri Sembilan adalah sebanyak 168 kes dan daripada jumlah tersebut sebanyak 110 kes disahkan. Jumlah kes Chikungunya di daerah Jempol adalah 96 kes (78 disahkan), daerah Jelebu 29 kes (15 disahkan), daerah Tampin 5 kes (1 disahkan), daerah Rembau 4 kes (2 disahkan), Kuala Pilah 4 kes (disyaki), Seremban 7 kes (disahkan) dan Port Dickson 22 kes ( 7 disahkan).

Lokaliti kes chikungunya terkini adalah di Daerah Port Dickson iaitu di Kg. Jimah Baru (5 kes), Rumah Rakyat Permatang Pasir (1 kes) dan Taman Setia Pasir Panjang (1 kes). Manakala di daerah Seremban lokaliti terlibat adalah di Taman Tasik Jaya (1 kes).

Adalah ditegaskan bahawa aktiviti semburan pengasapan yang dilakukan oleh pihak kesihatan adalah merupakan langkah sementara sahaja bertujuan untuk membunuh nyamuk dewasa yang telah dijangkiti hanya pada ketika itu tetapi tidak akan menyelesaikan masalah penyakit ini secara jangka panjang.

Oleh yang demikian, masyarakat dan juga individu perlu bertindak secara proaktif dalam mencegah penyakit ini. Masyarakat adalah dinasihatkan supaya tidak panik dan segera mendapatkan rawatan di klinik atau hospital terdekat jika mengalami gejala dan tanda-tanda penyakit Chikungunya. Cara mencegah yang terbaik adalah dengan melakukan pembersihan kawasan rumah dan persekitaran supaya bebas daripada tempat-tempat pembiakan nyamuk Aedes, melibatkan diri dalam aktiviti gotong royong dan program COMBI.

Semoga langkah-langkah proaktif yang dicadangkan akan dapat membentuk masyarakat menjadi lebih prihatin sejajar dengan pendekatan secara serampang dua mata dalam mengawal masalah demam denggi dan juga Chikungunya di negeri ini.

Pengarah Kesihatan
Negeri Sembilan Darul Khusus
5 November 2008

Ibu!,Lahirkanlah Seribu Amrozi

  • Nov. 10th, 2008 at 4:33 AM
IBU,Rahim keramatmu kalau bisa lahirkan seribu Amrozi, Mukhlas dan Imam Samudra.

“Saya mahu ia berlaku dengan segera (hukuman tembak).“Saya mahu menemui bidadari.”--Mukhlas.

"Tiada Setetes Darah pun Yang Gratis"-Amrozi.

انّا للہ و انّا الیہ راجعون
Allahuma ajirna fi mushibati wakhlufli khairon minha

Bahaya pinggan mangkuk dari melamine

  • Nov. 8th, 2008 at 11:19 AM
Kebanyakan pinggan plastic di Malaysia dibuat daripada MELAMINE yang mengandungi ' urea formaldehyde ' dan sangat berbahaya kepada kesihatan. Urea Formaldehyde adalah sejenisbahan yang biasanya digunakan untuk membuat bekas barangan electric dan 'insulation' wayar electrik. Bahan ini amat berbahaya jika memasuki badan manusia. Ia boleh menyebabkanmasalah sistem penghadaman , masalah pernafasan, batu karang, kegagalan buah pinggang , cancer pundi kencing dan kerosakan sistem pembiakan .Kebanyakan restoran-restoran di Malaysia juga menggunakan pinggan jenis ini kerana ia tidak mudah pecah dan kelihatan cantik seperti pinggan ceramic. Mudah sahaja untukmengenali pinggan mangkuk yang diperbuat daripada melamine. Pada kebiasaanya di bawah pinggan ini tertulis MELAMINE. Tetapi pinggan-pinggan melamine yang di buat di Thailandatau China selalunya tidak menulis perkataan ini di pinggan tersebut. Mangkuk pinggan melamine dari Thailand adalah jenis paling berbahaya disebabkan bahan kimia yang terdapatdalam pinggan mangkuk tersebut sangat mudah 'leech out' ke dalam makanan kita, terutamanya jika makanan itu panas. Oleh itu elakkan semua pinggan mangkuk plastik yg kelihatanberkilat seperti seramik, kerana ia kemungkinan besar adalah melamine. Selain itu, bahan MELAMINE ini juga boleh bertindak-balas dengan bahan makanan dan membentuk racun yang lebih berbahaya, iaitu melamine cyanurate. Bahan ini akan membentuk crystal seperti kaca yang boleh merosakkan salur darah dan buah pinggang.Baru-baru ini kecoh berita tentang pencemaran melamine di dalam susu kanak-kanak. Kira-kira 15 bayi telah mati dan beratus-ratus sakit buah pinggang di China disebabkan oleh bahan ini. Pada tahun 2007 juga, telah kecoh di Amerika Syarikat kerana bahan melamine yang mencemarkan makanan haiwan peliharaan telah membunuh beratus-ratus binatang peliharaan. Ini adalah bahan yang SAMA digunakan di dalam pembuatan pinggan melamine.Pinggan-mangkuk melamine ini banyak dijual di pasaraya di Malaysia termasuk di TESCO, GIANT, MYDIN, CARREFOUR dan banyak lagi. Untuk keselamatan, gunalah pinggan yg dibuat dari kaca atau seramik kerana bahan ini adalah sangat 'stable' dan tidak beracun.Banyak kerajaan di Eropah , New Zealand , kerajaan Amerika Syarikat, dan juga kerajaan UAE telah mengharamkan semua mangkuk pinggan yang diperbuat daripada melamine.

Dua Lelaki Yahudi Pujaan Ramai

  • Oct. 30th, 2008 at 10:31 AM
Oleh CosaNostra
“Kedua-dua mereka berada di bidang yang berlainan dan corak kerjaya profesional yang berbeza. Seorang dari mereka adalah superstar dalam arena sukan bola sepak. Manakala seorang lagi sememangnya superstar dalam arena hiburan di Hollywood.

Yang menyedihkan ialah kedua-duanya adalah pujaan menggunung bagi kebanyakan remaja dan belia muslim. Kita boleh dapati gambar-gambar dua lelaki ini dilekat di merata-rata tempat khususnya peminat fanatik mereka yang sememangnya skiptikal dalam budaya hedonisme.

Sama ada pelajar sekolah malahan pelajar IPT sekalipun sudah pasti muka kedua-dua Yahudi ini ada di dalam bilik-bilik asrama mereka Tidak cukup dengan itu, ditampalnya di fail-fail kuliah, dilekat dihadapan kulit-kulit buku dan diusung ke hulu ke hilir.Tambah menyakitkan mata apabila baju-baju yang memaparkan gambar kedua-dua lelaki Yahudi ini dibeli dan dipakai ke sana ke mari. Dan yang paling mendidihkan hati wajah-wajah Yahudi ini, atau paling tidak pun nama-nama mereka yang terpalit pada baju di bawa bersama semasa menunaikan solat di masjid.

Maka jadilah adegan David Beckham dan Slash turut solat berjemaah bersama peminatnya.
Keyahudian David Beckham

David Beckham atau nama sebenarnya David Robert Joseph Beckham ialah bintang bola sepak no 1 dunia. Beliau sebenarnya berketurunan Yahudi di sebelah datuknya. Beliau dilahirkan di Essex, iaitu daerah penempatan Yahudi terbesar di United Kingdom.

Permulaan karier bola sepak Beckham berputik sejak beliau kanak-kanak lagi iaitu di Ridgeway Park, Chingford. Adalah tidak memeranjatkan jika bintang David Beckham bersinar dalam arena ini kerana kedua-dua ibu bapanya adalah peminat fanatik kelab Manchester United.

Walaupun bukan penganut agama Judais yang taat, Beckham cuba menonjolkan imej keyahudiannya itu di mata dunia.

Anak David Beckham yang pertama telah dinamakan dengan nama Brooklyn Joseph Beckham. Semua orang mengetahui bahawa Broklyn adalah nama sebuah penempatan terbesar masyarakat Yahudi di New York.

Beckham juga mendedahkan dalam buku autobiografinya dengan mengatakan semasa kecil beliau pernah menghadiri upacara-upacara keagamaan Judais di Synagogue (tempat ibadat Yahudi) dan beberapa upacara perkahwinan saudara sebelah datuknya.

Semasa zaman kanak-kanaknya, beliau juga sering memakai kippah iaitu ketayap kecil yang sering dipakai oleh masyarakat Yahudi Israel..

(Gambar) Gaya rambut lelaki Yahudi ini kini ikutan belia seluruh dunia.

Pada April 2008 baru-baru ini, Beckham dan isterinya Posh telah mendaftarkan anak lelaki mereka iaitu Croz yang berusia 3 tahun di Pusat Jagaan Kanak-Kanak di Kuil Yahudi, Los Angeles. Berita ini dilaporkan oleh Nick Parker dalam akhbar The Sun bertarikh 16 April 2008.

Keyahudian Slash

Slash atau nama sebenarnya Soul Hutson merupakan lagenda gitaris rock era 90-an yang paling terkenal. Dengan rupa paras afrika-amerika, gaya rambut kerinting panjang menutup muka serta topi Uncle Sam yang tidak pernah lekang dari kepala, Slash berjaya menjadi ikon kepada peminat rock n’ roll.

Slash amat sinonim dengan Guns N’ Roses walaupun sebelum itu pernah menyertai kumpulan Snackpit dan sekarang ini Velvet Revolver. Dengan petikan gitar rock campuran country-style ini, Slash seringkali diundang untuk menjadi gitaris undangan sesetengah artis terkenal seperti Michael Jackson dan Ozzy Osborne.

Slash sebenarnya anak kepada pasangan Afrika-Amerika. Dia juga berdarah separuh Yahudi yakni mempunyai talian keturunan Yahudi sebelah bapanya. Ibunya Ola Hudson adalah pendatang berdarah campuran Afrika-Amerika.

Namun identiti yahudinya tidak pernah didedahkan pada era 1990-an kerana ketika semangat perkauman (racisme) terutamanya anti-sematik masih menebal.

Kini, walaupun dia (Slash) seorang Yahudi, dia tetap menjadi pujaan peminat muslim. Maka tidak hairanlah petikan gitarnya juga menjadi bunyi utama dalam lagu “Bayangan” nyanyian Ella.

Karektor Slash yang unik itu juga diabadikan oleh pelukis kartun terkenal majalah Ujang iaitu Gayour yang mana wataknya dijadikan watak utama dalam suatu ruangan kartun.

Walaupun kini usia lelaki yang lahir pada 1965 ini sudah pun mencecah hampir 45 tahun, lelaki Yahudi ini tetap menjadi kegilaan peminat-peminat muslim khususnya di Malaysia. Nampaknya selepas ini, mungkin Lenny Kravitz si Yahudi campuran itu akan mengikut jejak Slash.

PULAU PINANG 24 Sept. – Persatuan Pengguna Pulau Pinang (CAP) menyeru agar kerajaan mengharamkan serta-merta penggunaan bahan kimia polistirena yang digunakan untuk membuat bekas makanan.

Presiden CAP, S. M. Mohamed Idris berkata, polistirena terdapat dalam dua bentuk iaitu pepejal dan cecair yang digunakan untuk membuat bekas makanan, cawan serta pinggan.

Polistirena juga, katanya, digunakan untuk membuat bekas plastik dan kertas bagi memastikan bekas makanan itu tahan lebih lama.

‘‘Kajian membuktikan bahawa polistirena merembes stirena iaitu sejenis bahan kimia dalam bekas makanan yang boleh menyebabkan kanser.

‘‘Stirena dikelaskan oleh Pertubuhan Kesihatan Sedunia (WHO) sebagai bahan karsinogen Kumpulan 2B iaitu salah satu agen penyebab kanser kepada manusia.

‘‘Penghasilan polistirena ini membabitkan penggunaan benzena iaitu karsinogen manusia yang bersangkut paut dengan penyakit leukemia,” katanya pada sidang akhbar di sini hari ini.

Dalam hal ini, katanya, kerajaan harus memandang serius memandangkan bekas makanan yang mengandungi polistirena banyak digunakan oleh peniaga disebabkan harganya yang murah.

‘‘Polistirena biasanya dirujuk sebagai plastik No. 6 dan merupakan ketiga paling banyak digunakan malah penggunaannya di seluruh dunia mencecah jutaan tan setahun.


GEORGE TOWN - Kerajaan diminta bertegas mengharamkan penggunaan bekas makanan polistirena kerana ia mendedahkan pengguna kepada masalah kesihatan khususnya risiko kanser.

Selain itu, polistirena yang mengandungi bahan kimia stirena dan benzena boleh menjejaskan alam sekitar kerana ia didakwa sukar terurai, malah mungkin mengambil masa 500 tahun untuk dimusnahkan secara alam semulajadi.

Presiden Persatuan Pengguna Pulau Pinang (CAP), S.M. Mohamed Idris berkata, bahan-bahan kimia daripada bekas itu boleh menyerap ke dalam makanan dan kemudian ke dalam tubuh manusia.

Katanya, Agensi Penyelidikan Kanser Antarabangsa (IARC), Pertubuhan Kesihatan Sedunia (WHO) mengkelaskan stirena sebagai bahan karsinogen kumpulan 2B iaitu agen penyebab kanser kepada manusia.

Ujarnya, stirena juga adalah mutagen yang boleh menyebabkan perubahan genetik yang berpotensi merosakkan sistem pembiakan dan berisiko kanser.

“Pendedahan kepada stirena walaupun sedikit boleh merendahkan bilangan sel darah merah selain kepada wanita boleh mengalami gangguan haid,” katanya pada sidang akhbar di sini semalam.
Persatuan Pengguna Pulau Pinang(CAP),

No.288,Jalan Macalister,10400 Pulau Pinang.

Tel No. 04-2293511
Fax No. 04-2298106
Persatuan Pengguna Terengganu(2 PTRG),

No.50D,Tingkat 1,Jalan Tok Lam,20100 K/Terengganu,Terengganu.

Tel No. 09-6220045
Fax No. 09-6220045

Gain Peace, Berdakwah Lewat Bas Kota

  • Oct. 17th, 2008 at 9:30 PM
Dakwah bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan memasang iklan di bis-bis kota. Hasilnya ternyata lebih dari yang diharapkan, banyak orang yang menyatakan diri ingin masuk Islam setelah melihat iklan tersebut Mereka mengeluarkan biaya sebesar 29.900 dollar untuk memasang iklan layanan masyarakat di 25 bis CTA (Chicago Transit Authority) yang melayani jalur di sepanjang North Side. Iklan-iklan itu sebenarnya bagian dari kampanye mereka dalam upaya meluruskan pandangan-pandangan yang salah tentang Islam di kalangan masyarakat Barat. Karena dipasang dibadan mobil yang ukurannya cukup besar, iklan-iklan dengan mudah terlihat oleh masyarakat Chicago. Salah satu warga Chicago yang tertarik dengan iklan itu adalah Moses Robinson, 38, yang bekerja di sebuah perusahaan software. Saat jam istirahat, ia keluar kantor dan melihat salah satu bis yang melintas di Canal Street dengan iklan Gain Peace di badan bis tersebut. “Semua informasinya ada dalam satu tempat,” kata Robinson yang langsung mencatat nomor telepon Gain Peace yang tertera di iklan tersebut. Ia lalu menelpon Gain Peace dan setelah bertemu dengan orang-orang Gain Peace, Robinson menyatakan dirinya ingin masuk Islam di hari berikutnya. Tentu saja, banyak juga orang yang tidak mempedulikan iklan tersebut. Mereka yang tahu, sebagian mengatakan iklan semacam itu tidak layak ditempelkan di badan bis. Tapi pengelola CTA mengatakan iklan Gain Peace tidak bermasalah, karena banyak iklan-iklan kampanye bertemakan keagamaan yang juga dipasang di bis-bis CTA lainnya. Pihak Gain Peace mengatakan, kampanye mereka dengan memasang iklan-iklan layanan informasi di bis-bis CTA cukup sukses. “Kami menerima delapan orang yang menyatakan ingin masuk Islam, menjawab sekitar 400 telepon yang masuk dan hit situs kami naik hingga 75.000 dalam satu minggu,” kata Sabeel Ahmad, direktur Gain Peace. Karena sukses, Gain Peace memperpanjang pemasangan iklannya di bis-bis CTA untuk enam minggu kedepan. (ln/icty/chicagotribune/eramuslim)

Tags:

Pemenang hadiah Nobel bidang ekonomi Joseph Stiglitz mengingatkan negara-negara yang selama ini meniru sistem kapitalisme gaya Amerika, bersiap-siaplah untuk menghadapi “kehancuran” ekonominya. Ia mengatakan, upaya penyelamatan yang diumumkan pemerintahan George W. Bush berupa kucuran dana sebesar 700 milyar dollar serta rencana nasionalisasi sejumlah bank merupakan tanda-tanda kematian sistem kapitalisme ala AS.

“Orang-orang di seluruh dunia dulu sangat mengagumi sistem perekonomian kita, dan kami mengatakan jika Anda ingin seperti kami, inilah hal-hal yang harus kalian lakukan–serahkan kekuasaan pada pasar. Yang jadi persoalan sekarang, mereka yang tidak menghormati model itu lagi yang kini menjadi penyebab krisis ini terjadi,” kata Stiglitz pada Washington Post edisi Jumat (10/10).Hari Jumat kemarin, Presiden Bush mengumumkan rencana penyelamatan baru senilai 700 milyar dollar dan untuk pertama kalinya pemerintah AS memberikan otorisasi pada Departemen Keuangannya untuk membeli bukan hanya pinjaman-pinjaman hipotek yang macet, tapi juga bank-bank yang bermasalah.

Kebijakan nasionaliasi secara parsial dalam industri perbankan, merupakan langkah baru yang diambil pemerintahan Bush dari sejumlah langkah yang dilakukan untuk menstabilkan perekonomiannya akibat hantaman badai krisis keuangan. Meski langkah nasionalisasi tersebut oleh sejumlah kalangan dianggap sebagai langkah yang kurang perhitungan. Sejauh ini, pemerintah AS sudah mengambil alih lembaga-lembaga pinjaman seperti Fannie and Freddie Mac serta memberikan kucuran dana untuk menyelamatkan perusahaan asuransi terbesar di AS, AIG.

Lebih lanjut Stiglitz mengatakan, krisis keuangan di AS yang menjalar menjadi krisis keuangan global bahkan lebih buruk dari Great Depression pada era 1930-an membuka mata masyarakat internasional akan rapuhnya sistem kapitalisme yang dianut Negeri Paman Sam. Sistem ini terbukti, pada akhirnya hanya membuat mereka yang menganutnya menjadi sengsara.

“Setiap orang merasa, penderitaan yang mereka alami sekarang karena ulah kami,” ujar Stiglitz.

Dunia kini sedang mengkhawatirkan akan terjadinya resesi global, melihat kondisi sejumlah bursa saham di dunia ikut anjlok mulai dari Eropa, Asia sampai Timur Tengah. Sejumlah negara bahkan sempat menghentikan perdagangan di bursa sahamnya, antara lain Rusia, Austria, Islandia, Rumania, Ukraina, Brazil termasuk Indonesia.

Di Korea, Menteri Keuangan Korea Selatan sampai mengatakan,”Banyak orang Korea bertanya, bagaimana bisa negara Amerika Serikat bisa menjadi begitu lemah.”

Pada akhirnya, moral negara besar seperti AS yang selama ini membangga-banggakan sistem kapitalisme yang dianutnya ke berbagai negara di dunia, dipertanyakan setelah AS sendiri tidak mampu membuktikan bahwa model ekonomi yang dianutnya adalah model ekonomi yang bisa mensejahterakan umat manusia.

Negara-negara yang selama ini, menghindar dari ajakan AS untuk mengikuti model ekonominya, terbukti tidak terlalu terpengaruh dengan krisis keuangan global yang terjadi saat ini. Direktur Peterson Institute for International Economics, C. Fred Bergsten mencontohkan salah satu negara itu adalah China.

“Jika Anda melihat di seluruh dunia, China jauh lebih baik sekarang dibandingkan AS. China, yang selama ini bertahan untuk tidak mengikuti seruan Washington dan Wall Street agar mengadopsi gaya kapitalisme Amerika, nampaknya tidak terlalu terpengaruh oleh kehancuran ekonomi yang terjadi saat ini,” papar Bergsten.

Kini sudah saatnya, masyarakat dunia, termasuk Indonesia, tidak lagi mengekor AS dalam sistem perekonomiannya. Amerika dan sistem kapitalisme sudah mati, dan saatnya melirik alternatif sistem perekonomian yang lebih manusiawi dan beradab, salah satunya sistem perekonomian Syariah.

Oleh ustzul

"Ekonomi Amerika Syarikat (AS) yang menjadi tonggak kepada ekonomi kapitalis kini berada pada tahap terburuk dan lembap. Kelembapan itu turut menjangkiti negara-negara lain di dunia. Tiga per empat daripada dolarnya berada diluar negara dengan nilai yang terus menyusut.

Kegemilangannya dilihat terus merudum. Tidak seperti detik bersejarah Perjanjian Bretton Woods pada tahun 1944 yang telah menipu dan memperdaya 44 buah negara supaya bersetuju menyandarkan mata wang kertas negara mereka kepada dolar AS. Tipu daya itu berlangsung menerusi jaminan adikuasa itu bahawa dolarnya adalah bersandarkan kepada emas iaitu sebanyak US$35 bagi setiap auns.

Penipuan terbesar adalah semasa pemerintahan Presiden Nixon yang mana pada tanggal 15 Ogos 1971 secara unileteral telah memungkiri perjanjian Bretton Woods dengan tidak lagi menyandarkan dolarnya kepada emas akibat kemelesetan ekonomi yang disebabkan oleh keperluan pembiayaan Perang Vietnam serta defisit imbangan pembayaran yang berterusan.

Semenjak runtuhnya Perjanjian Bretton Woods, sistem kewangan dunia telah digantikan dengan sistem mata wang apungan di mana nilai mata wang sesebuah negara, dinilaikan pada mata wang negara lain. Kaedah ini mengakibatkan ketidaktentuan turun naik nilai mata wang sekaligus memberi peluang kepada spekulator mata wang mengaut keuntungan atas kerugian negara lain. Richard Duncan, dalam bukunya “The Dollar Crisis,” meramalkan kemungkinan satu krisis ekonomi yang mungkin lebih buruk daripada ‘Great Depression’ seandainya sistem kewangan sekarang diteruskan.

Melihat kepada kekurangan yang ada pada sistem mata wang apungan ini, ramai pakar ekonomi berpendapat bahawa penggunaan dinar emas adalah sangat disyorkan agar digunapakai kembali sebagai alat menyimpan nilai dan perantara pertukaran terutama dalam perdagangan antarabangsa. Langkah ini disyorkan kerana dinar emas terkenal dengan sifat stabil terhadap aktiviti spekulasi dan manipulasi.

Dari segi tabungan, emas lebih stabil berbanding wang kertas kerana nilainya tidak mengalami turun naik yang ekstrem dan tidak merosot akibat inflasi. Dari segi zakat, hukum Islam menetapkan bahawa zakat hanya boleh dibayar dalam bentuk barangan nyata. Dinar emas sangat sesuai berbanding wang kertas kerana wang kertas hanya laku atas jaminan kerajaan yang mengeluarkannya. Sedangkan emas tidak memerlukan mana-mana pihak untuk mengesahkan nilainya kerana ia dengan sendirinya mempunyai nilai.

Umar Ibrahim Vadillo merupakan individu yang melihat penggunaan dinar emas sebagai jalan penyelesaian kepada krisis ekonomi dunia. Beliau telah berusaha keras untuk mencipta iklim ekonomi yang bersandarkan dinar emas yang sepatutnya menjadi mata wang umat Islam. Malah, beliau juga yang telah melobi Tun Mahathir selepas negara di landa krisis mata wang pada tahun 1997 untuk bertukar kepada penggunaan dinar emas. Hujahnya, mata wang dinar emas bukan sahaja mampu dijadikan sebagai kaedah utama pembayaran berikutan terdapat lebih daripada satu bilion umat Islam di dunia ini malah kedudukan ekonomi sesebuah negara akan lebih terjamin kerana dinar emas merupakan komoditi yang mempunyai harga yang stabil.

Pada tanggal 18 Ogos 1991, beliau dengan lantang telah mengeluarkan fatwa bahawa wang kertas adalah haram. Fatwa berkenaan merumuskan bahawa wang kertas adalah satu bentuk hutang (janji yang dibayar oleh pihak yang mengeluarkannya) dan oleh itu tidak boleh digunakan sebagai alat pembayaran. Ini bertepatan dengan takrifan daripada Imam Malik r.a. yang mentakrifkan wang sebagai “sebarang komodititi yang diterima umum digunakan sebagai alat pertukaran”. Oleh yang demikian, manusia mempunyai kebebasan untuk memilih sebarang komoditi yang bernilai sebagai mata wang dan bukan mata wang yang dipaksa nilai ke atasnya.

Menyelusuri sejarah, dinar emas telah menjadi piawai bagi mata wang dunia, selama beribu-ribu tahun, sehinggalah ia diganti kepada wang kertas dolar hanya pada awal tahun 1970-an.

Dinar berasal dari perkataan bahasa Latin Denarius iaitu matawang yang digunakan oleh Kerajaan Rom yang diperbuat dari logam perak. Ianya digunakan pada tahun 211 sebelum masihi di mana 1 denarius perak beratnya kira - kira 4.5 gram.

Dari perkataan Denarius ini, wujudlah pelbagai matawang yang lain seperti Denier (mata wang perak Perancis), Denaro (mata wang perak Itali), Dinar (mata wang emas Islam), Dinero (mata wang perak Sepanyol) dan Dinheiro (mata wang perak Portugis).

Pada penghujung zaman Republik Roman, mata wang Denarius dari logam emas mula digunakan dengan dikenali sebagai Denarius Aureus yang bermaksud Denarius Emas. Semenjak dari itu, perkembangan mata wang emas telah berubah mengikut peredaran zaman di mana semasa pemerintahan Constantine The Great (306 – 377 Tahun Masihi) mata wang emas lama telah ditukar dengan mata wang yang lebih ringan yang dikenali sebagai Solidus yang beratnya 4.5 gram.

Mata wang emas Solidus ini telah digunakan sehingga berakhirnya zaman Empayar Byzantium dan telah tersebar penggunaannya ke seluruh Semenanjung Tanah Arab sehinggalah ke zaman awal Islam. Dari zaman bermula berkembangnya agama Islam, penggunaan mata wang dinar emas dan dirham perak dari Parsi telah digunakan menjadi mata wang bagi setiap ummah ketika itu dalam urusan jual beli.

Hanya pada zaman pemerintahan Khalifah yang ke-3 iaitu Khalifah Saiyidina Ummar al-Khattab (13 – 23 hijrah / 633 – 644 masihi), penggunaan mata wang dinar dan dirham mula dikawal dari segi corak dan berat. Di bawah pemerintahan Khalifah Ummar, corak mata wang Islam telah diukir dengan nama Allah s.w.t. dan sebahagian dari ayat-ayat suci al-Quran. Berat mata wang Islam ini juga telah ditetapkan iaitu mata wang dinar mestilah mengandungi emas seberat 1 mithqal (iaitu seberat 4.25 gram ukuran pada masa kini). Manakala bagi mata wang dirham pula, beratnya adalah sebanyak 2.975 gram perak (ukuran pada masa kini) di mana jika nilai tukarannya dengan dinar ialah 7 dinar emas bersamaan dengan 10 dirham perak.

Kepentingan dinar emas jelas dicatat dalam buku Ibn Khaldun yang bertajuk “al-Muqaddimah.” Di dalam buku tersebut, mencatatkan akan wahyu Allah s.w.t. memasukkan dinar serta dirham dan ini telah membawa bersamanya banyak kaitan dalam hukum seperti zakat, perkahwinan dan hudud. Sebab itu di dalam wahyu Allah s.w.t. dengan jelas telah menyatakan akan ukuran yang tetap mengenai zakat dan sebagainya dengan menggunakan dinar dan dirham tidak dengan yang lain.

Islam mementingkan keredaan Allah s.w.t. dalam setiap pelakuan dan pekerjaan yang dilakukan kerana keredaan Allah s.w.t. akan memberikan kesejahteraan kepada kehidupan dunia dan akhirat. Idea mengembalikan dinar emas bukan suatu perkara kecil kerana ia secara langsung atau tidak, turut melibatkan soal sistem sosial, ekonomi, politik, dan, keberkatan dari-Nya.

Malah, kelemahan umat Islam sedunia mula ketara apabila berakhirnya penggunaan dinar emas. Menurut sejarah, pemerintahan Islam di bawah Khalifah Uthmaniyah di Istanbul, Turki telah dihelah dengan kemajuan dan pembangunan. Pinjaman wang kertas daripada Eropah untuk membangunkan Turki telah menjadikan negara tersebut berhutang dan melalui sistem wang kertas bersama riba telah melemahkan pemerintahan Khalifah.

Riba sangat dibenci Allah s.w.t dan Rasulullah s.a.w. Ini diterangkan dalam al-Quran yang bermaksud: “Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah bahawa Allah dan Rasul-Nya akan memerangi kamu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu, kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya,” (al Baqarah:279).

Memang tidak dapat dinafikan, sistem wang dunia berasaskan wang kertas dan berlandaskan riba ini telah telah membawa kepada banyak kerosakan seperti kemiskinan, kerosakan alam sekitar, monopoli pengeluaran dan pengedaran. Sistem ini juga menimbulkan berbagai masalah seperti pengangguran, jenayah, maksiat dan kejatuhan moral. Sistem ini yang dikendalikan oleh institusi perbankan, sistem demokrasi dan ahli politik yang tidak bertanggungjawab telah memberi sumbangan kepada kesengsaraan masyarakat dunia.

Ibnu Abbas r.a. dari Ishaq Ibn Basheer dan Ibn Asakir di Kanz al-Ummal mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda, yang bermaksud: “Orang yang pertama mengikuti Dajjal adalah 70,000 orang Yahudi…dan antara tanda pelepasan Dajjal adalah amalan riba.”

Kini, dinar emas telah kembali dan ramai umat Islam dan bukan Islam dari seluruh dunia menyeru supaya dinar emas ini dikembalikan. Ditengah-tengah kekalutan ekonomi yang melanda kini, kilauan dinar emas dilihat dapat mengembalikan sistem kewangan yang lebih munasabah dan mantap. Ramai yang telah sedar akan tipu helah sistem kewangan yang ada dan masyarakat dunia sudah mula meminta supaya mengembalikan kebebasan untuk memilih. Sekiranya demokrasi dilaungkan di seluruh dunia supaya diamalkan dalam semua perkara, mengapa tidak kebebasan diberikan untuk memilih dinar sebagai wang?
http://www.dppnjohor.blogspot.com/

Agenda Pemerkasaan Ulama’: Ketika Kejahilan Merajalela dan Ilmu Hilang Entah ke Mana -- ummahonline.com
Oleh: Khalif Muammar

Sistem dualisme pendidikan menjadikan jurang antara “golongan agama” dengan golongan umum semakin besar. Satu fenomena yang tidak dapat dinafikan ialah kemunculan golongan agama yang tidak tahu-menahu ilmu-ilmu dunia dan golongan umum yang tidak tahu tentang agama kecuali sedikit.

“Golongan agama” ini semakin terpisah dan terasing dalam dunia dan tugasnya. Sedangkan golongan umum semakin bebas dan berwenang dalam dunia dan tugasnya. “Golongan agama” menganggap golongan umum jahil, golongan umum pula menganggap golongan agama kolot dan tidak relevan. Sesekali “golongan agama” ini muncul di khalayak ramai, memberi nasihat dan menggurui semua lapisan masyarakat. Untuk menarik perhatian orang ramai maka mereka akan berjenaka dan menghiburkan orang ramai. Untuk kekal relevan di hati masyarakat mereka akan tampil menyenangkan semua pendengarnya.

Tanpa disedari, tugas utamanya untuk mengajarkan agama, memperbetulkan kesilapan terabaikan. Mereka menjadi penghibur murahan. Malah ada yang sanggup menjual cerita-cerita lucah untuk menggelitik hati pendengarnya. Ilmu penceramah tidak lagi menjadi ukuran. Yang penting dia pandai berjenaka. Dengan demikian masyarakat akan “seronok” mendengar ceramahnya.

Siapakah sebenarnya ulama’? Mungkin kita perlu meneliti semula definisi yang kita berikan terhadap istilah ulama’. Jelas pendangkalan makna berlaku di sini. Asalkan seseorang itu tahu membaca al-Qur’an dengan baik, boleh menjadi Imam dalam solat, memakai kopiah maka ia akan diberi gelaran ustaz oleh masyarakat. Walhal pandai membaca al-Qur’an dan boleh menjadi Imam adalah sifat-sifat yang mesti ada pada setiap Muslim. Istilah ulama’ juga diberikan dengan mudah kepada sesiapa yang memiliki segulung ijazah dalam pengajian Islam. Perkataan ulama menjadi istilah yang spesifik merujuk kepada “golongan agama”, satu golongan yang mempunyai hak mentafsirkan Islam. Bagi pihak-pihak tertentu golongan ini dibenci kerana dianggap telah memonopoli hak terhadap Islam. Benarkah ulama’ sinonim dengan “golongan agama” (clergy) yang popular penggunaannya di Barat tetapi tidak mesra ilmu dan kemajuan?

Terdapat beberapa hadis yang menyatakan bahawa di akhir zaman nanti ilmu akan sangat berkurangan dan kejahilan akan berleluasa. Orang-orang yang berilmu akan dihilangkan oleh Allah swt dan orang-orang jahil akan diangkat oleh masyarakat untuk menggantikan tempatnya (Hadis riwayat Bukhari, no. 80-81; Muslim no. 1865-1866). Dalam satu riwayat Muslim Rasulullah bersabda:

“Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu secara langsung daripada manusia, tetapi mencabutnya dengan mencabut para ulama’. Sehingga apabila tidak ada lagi seorang ‘alim, masyarakat akan mengangkat ketua-ketua yang jahil maka ketika orang-orang ini ditanya mereka akan berfatwa tanpa ilmu lalu mereka akan menjadi sesat dan menyesatkan orang lain”. (Riwayat Muslim, no. 1867).

Hadis-hadis tersebut berbicara tentang tanda-tanda kiamat. Disenangi ataupun tidak tanda-tanda tersebut semakin jelas kelihatan pada hari ini. Kejahilan berleluasa melalui pelbagai cara. Seorang graduan dalam bidang agama akan diangkat jika mengikut selera penguasa dan sanggup mengorbankan prinsipnya. Dengan begitu ia tidak menjadi orang yang berilmu lagi kerana hatinya telah menjadi gelap untuk dapat melihat kebenaran. Sebaliknya ilmuwan yang berpegang kepada prinsip kebenaran pula akan dizalimi, ditindas lalu tenggelam dalam hiruk pikuk kehidupan. Golongan ini dilihat berbahaya kepada status quo. Jadi salah siapakah apabila ilmu tidak dimiliki oleh umat Islam?

Jelas juga kelihatan bahawa umat Islam telah kehilangan adab terhadap ilmuwan. Tidak jarang kedengaran bahawa seorang ilmuwan difitnah, dikeji dan dihina kerana tidak mengikut satu-satu aliran tertentu dan mengikuti “selera” pihak tertentu. Seiring dengan maraknya materialisme, kemuliaan seseorang tidak lagi diukur dengan ilmu dan budi yang dimilikinya tetapi dengan segulung ijazah, selonggok harta dan sederetan pangkat yang pernah disandangnya. Masyarakat tidak merasakan lagi perlu mengikuti ilmuwan yang jujur dan ikhlas. Ramai juga di kalangan masyarakat yang merasa bahawa ilmu yang ada pada dirinya cukup untuk mengatasi segala permasalahan diri dan umatnya.

Pada hari ini masyarakat tidak lagi mengenal ilmuwan. Majoriti mereka hanya mengenal pakaian luarannya sahaja. Mereka tidak tahu dan tidak peduli apakah yang diucapkan itu ilmu atau sampah dan omong kosong. Mereka mendengar apa sahaja yang diungkapkan oleh golongan ini tanpa perlu menyimpannya dalam jiwa dan sanubari. Setelah mereka keluar tidak ada apapun yang tersisa untuk dilaksanakan.

Dari pihak “golongan agama” pula ada kecenderungan para ustaz untuk mengikut selera masyarakat. Akhirnya ustaz tidak lebih dari sekedar penghibur. Mereka hanya mengucapkan apa yang masyarakat ingin dengar. Profesi ustaz adalah profesi untuk memenuhi kehendak masyarakat. Siapa yang memerlukan siapa sebenarnya? Apakah masyarakat yang memerlukan ilmu yang dibawa oleh seorang ustaz ataukah ustaz yang memerlukan masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan dan habuan dunia.

Ini jelas menunjukkan bahawa pada hari ini segala sesuatu telah dikomersialkan. Sesuatu yang tidak bernilai komersial tidak akan mendapat tempat baik di media massa mahupun di hati masyarakat. Sehingga tidak sedikit di antara para ustaz yang berlumba-lumba untuk menjadi selebriti. Dengan menjadi selebriti mereka akan mendapat harta, kedudukan dan nama. Tetapi sudah tentu ada satu perkara yang tidak dapat mereka lakukan iaitu menunaikan tugas asasi mereka mendidik dan mentransformasikan masyarakat.

Tidak kurang berbahaya juga ramainya orang yang tidak berilmu menganggap diri mereka berilmu. Mereka tidak tahu bahawa mereka tidak tahu. Dalam era teknologi maklumat ini setiap orang merasakan dirinya memahami Islam. Dengan berguru pada google, ia menjadi orang yang berilmu secara serta-merta. Tidak perlu lagi berguru, mengaji, menuntut ilmu belasan tahun di negeri orang. Seseorang dengan mudah mendapatkan maklumat yang diinginkan dengan menghadap internet beberapa jam sehari, mengumpul maklumat yang entah darimana sumbernya, dan menunjukkan orang di sekitarnya akan keilmuannya. Dalam beradu argumentasi siapa yang memberi pandangan tidak penting, kerana semua orang bebas memberi pandangan dan mendapat akses yang mudah kepada ilmu.

Di sini racun demokrasi juga dapat dirasakan. Dengan pendemokrasian ilmu ini ilmu bukan lagi milik ilmuwan tetapi menjadi milik semua orang. Dengan pengertian bahawa sesiapapun boleh bercakap dan memberikan pandangan. Benar salah tidak menjadi soal. Alasannya mudah, seperti pernah dinyatakan oleh seorang pemimpin di negara ini, “jika ilmuwan pun melakukan kesilapan maka aku yang awam dalam keilmuwan Islam tidak salah mencuba memberikan pandangan kerana kesilapan itu dilakukan oleh sesiapa sahaja”. Mengapa tidak dia katakan “jika doktor perubatan pun boleh melakukan kesilapan dalam pembedahan maka tidak ada salahnya saya yang awam, cuba melakukan pembedahan”. Tentunya orang yang berfikiran sehat tidak akan mengatakan hal seperti ini. Tetapi malangnya kesewenang-wenangan ini banyak dilakukan terhadap Islam.

Seharusnya masyarakat dapat mengenal ilmuwan lalu meletakkan mereka di tempat yang sewajarnya. Ilmuwan tidak akan memperkenalkan diri sebagai ilmuwan. Ilmuwan yang mengaku dan mendabik dada sebagai ilmuwan bukan lagi ilmuwan sejati. Seorang ilmuwan terhormat tidak akan mengatakan “aku mempunyai jawapan bagi permasalahan kamu sekalian. Aku telah menggali ilmu sampai yang terdalam. Aku telah menghadam karya-karya terdahulu dan terkini”. Ucapan seperti ini tidak akan datang dari ilmuwan yang beradab.

Jika masyarakat tidak mampu mengenal ilmuwan sebenar berbanding ilmuwan palsu, jika masyarakat terlalu jahil untuk membezakan kaca dengan permata maka akan teramat sulit mereka mendapat cahaya ilmu. Mereka akan sentiasa berada dalam lembah kejahilan dan kesesatan. Walaupun sebenarnya dalam hal ini kesalahan tidak patut dibebankan kepada masyarakat sahaja. Kerendahan kualiti di kalangan “golongan agama” juga menjadi faktor kegagalan mereka berfungsi dengan baik di kalangan masyarakat.

Kerana teramat jarangnya mendapat pencerahan daripada penceramah. Seorang pelajar dewasa pernah mengadu bahawa amat susah sekali mendapat pencerahan daripada “golongan agama”. Kadang-kadang terasa bosan mendengar ceramah agama. Ilmu yang dicari tidak didapat dan jawapan yang diberikan bagi permasalahan yang dialami oleh masyarakat tidak melegakan. Mungkin akan tiba masanya mendengar ceramah agama hanya akan berlaku dengan paksaan. Bukan kerana ilmu sudah tidak lagi menarik tetapi kerendahan kualiti orang-orang yang memberikan ceramah tersebut.

Tugas ilmuwan Islam amat berat di sisi Allah dan di sisi masyarakat. Ulama sebenarnya adalah pewaris para nabi. Ia bukan satu jawatan untuk disandang dan penghormatan yang tidak diikuti dengan tanggungjawab yang tinggi. Tetapi ia adalah satu tugas yang maha berat. Ia adalah tugas dan amanah untuk mencerahkan dan mentransformasikan masyarakat. Ilmuwan dalam Islam berfungsi sebagai pelita yang menerangi masyarakat di sekelilingnya. Tanpa pelita tersebut masyarakat tidak mampu mengenal kebenaran, berlaku adil, dan menggapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Tidak ada dalam kamus kehidupan ilmuwan untuk menjadi penghibur masyarakat. Cukuplah penghibur sedia ada yang sudah banyak melalaikan masyarakat. Mentaliti menjadikan golongan ini satu lagi profesi untuk memenuhi kehendak masyarakat perlu dikikis dan sikap masyarakat yang menginginkan agar golongan ini memenuhi kehendak mereka juga perlu dibuang. Jika golongan agama tahu menghargai diri mereka sendiri maka masyarakat akan tahu menghargai mereka. Jika mereka sanggup merendahkan martabat mereka sendiri demi meraih keuntungan sesaat maka masyarakat pun akan merendahkan mereka.

Stigma yang dikenakan terhadap ulama’ perlu dibuang. Ulama’ bukan golongan agama yang hanya tahu urusan agama sahaja. Mereka juga tidak semestinya pakar dalam ilmu-ilmu agama sahaja tetapi sebagaimana dicontohkan oleh para ulama terdahulu, juga pakar dalam bidang ekonomi, politik, astronomi, perubatan, sains tabi’i dsb. Justeru dalam Islam ulama’ adalah penjana kemajuan dan bukan penghalang kepada ilmu dan kemajuan. Stigma negatif terhadap ulama ini timbul daripada pengalaman pahit Barat dalam berurusan dengan kaum gereja. Kaum gereja telah menindas ilmu dan kemajuan atas nama Tuhan dan agama. Dalam sejarah umat Islam pula dengan kemundurun umat Islam dari segala segi maka penguasaan umat Islam terhadap ilmu juga menurun. Ilmu tidak lagi dikuasai oleh kaum ulama tetapi juga oleh golongan umum yang belajar daripada Barat tetapi terpisah daripada nilai-nilai tradisi dan keagamaannya. Dualisme keilmuan inilah yang menimbulkan semua malapetaka di atas. Masing-masing pihak tidak mendapatkan ilmu seutuhnya tetapi mendapatkannya secara terpisah-pisah, berserakan dan tidak bersepadu.

Agenda pemerkasaan ulama’ adalah satu kemestian jika kebangkitan umat benar-benar ingin dicanangkan. Di satu pihak kita mendapati penghormatan terhadap ulama’ telah berkurangan dan di pihak yang lain juga kita melihat golongan ulama’ gagal menghormati diri mereka sendiri. Dalam sebuah hadis Rasulullah saw mengatakan bahawa makhluk-makhluk lain akan beristighfar bagi golongan ilmuwan, sehingga ikan-ikan di lautan juga tidak ketinggalan ikut beristighfar bagi golongan ini (Riwayat al-Tirmizi, no 2606). Cukuplah penghormatan yang diberikan oleh makhluk-makhluk Allah ini terhadap golongan Ilmuwan. Kerana ia adalah kemuliaan sebenar yang Allah berikan kepada ilmuwan. Tetapi malangnya kemuliaan di sisi manusia yang fana inilah yang selalu di cari-cari setiap golongan.

Sememangnya kedudukan ilmuwan itu teramat tinggi di sisi Islam. Tetapi ilmuwan yang hakiki bukanlah ilmuwan di atas kertas dan pada penampilan. Mereka adalah golongan ulul albab yang memahami persoalan sampai kepada akar-akarnya dan melihat sesuatu sampai kepada lubuknya yang terdalam. Penghormatan tinggi Islam kepada ilmuwan bukan sesuatu yang pelik dan aneh jika difahami bahawa ilmu mendapat tempat yang paling istimewa dalam Islam. Islam adalah agama ilmu. Islam menarik seluruh umat manusia ke arah ilmu dan pencerahan. Oleh itu peranan dan tanggungjawab yang dibebankan kepada kaum ilmuwan juga amat besar. Ketergantungan dan keperluan masyarakat terhadap golongan ini juga amat vital. Yang aneh adalah dalam pada Islam memberikan penghormatan yang besar kepada ilmu, pada kenyataannya kejahilanlah yang berleluasa di kalangan umat Islam khasnya dan di dunia amnya. Andaikan saja hakikat ini difahami oleh anak-anak Adam.

Sayur dicemari melamin

  • Oct. 5th, 2008 at 8:30 AM
Krisis makanan tercemar dengan bahan berbahaya dari China terus berlanjutan - sayur-sayuran import dari republik itu turut tercemar dengan kandungan melamin yang tinggi.Kementerian Kesihatan kini mengambil langkah berjaga-jaga dengan menjalankan pemeriksaan tahap empat terhadap semua produk makanan dari China bagi memastikan ia benar-benar selamat, lapor Bernama."Kami mendapat tahu dari Korea (Selatan) bahawa mereka mengesan kadar melamin yang tinggi dalam sayur-sayuran yang mereka import dari China."Kami telah melancarkan pemeriksaan tahap empat terhadap semua produk makanan dari China dengan mengambil contoh produk berkenaan untuk ujian," kata Menteri Kesihatan, Datuk Liow Tiong Lai.Bercakap kepada pemberita selepas menghadiri konvensyen MCA Sabah di sini Sabtu, Liow memberi jaminan bahawa kadar melamin dalam produk makanan yang dijual di pasaran negara ini adalah pada paras yang dibenarkan.Agensi berita yang sama turut melaporkan pihak berkuasa keselamatan makanan Korea Selatan menemui bahan berasaskan nitrogen itu dalam coklat berjenama Kit Kat dan Snickers yang dihasilkan dari China.Jika diambil berlebihan atau dengan kerap, melamin boleh mendatangkan risiko kesihatan. Pencemaran melamin dalam produk tenusu telah mengorbankan empat bayi di China dan menyebabkan 54,000 lagi mengalami masalah buah pinggang dan penyakit-penyakit lain.Agensi kawalan ubatan dan makanan Korea (KFDA) kini sedang memeriksa 428 makanan proses untuk mengesan bahan berbahaya itu. Setakat hujung minggu lepas, ia telah memeriksa 288 produk.

 


Salmah Mat Husain
Mon | Apr 14, 08 | 1:09:11 pm MYT


KOTA BHARU, 14 April (Hrkh) - Ketua Penerangan PAS Kelantan, Ustaz Ahmad Baihaqi Atiqullah, mengucapkan tahniah kepada Ketua Menteri Pulau Pinang, Lim Guang Eng, yang ingin menjadikan Khalifah Umar Abdul Aziz sebagai rujukannya dalam memerintah negeri.

Menurutnya, walaupun Guang Eng bukan orang Islam, namun kerana ilmu yang ada padanya, beliau ingin jadikan khalifah yang masyhur itu sebagai ?idola?nya dalam pentadbirannya agar semua rakyat di negeri itu mendapat pembelaan dan kebajikan.

Baihaqi berkata demikian ketika diminta mengulas hasrat Lim Guan Eng secara terbuka yang ingin menjadikan Khalifah Umar Abdul Aziz sebagai model untuk dilaksanakan dalam pentadbiran Kerajaan Pulau Pinang.

Beliau berkata demikian ketika ditemui selepas menyampaikan taklimat kepada hampir 300 orang rombongan pelawat dari empat buah negeri, iaitu Pulau Pinang, Melaka, Negeri Sembilan dan Johor.

"Walaupun dia (Lim Guang Eng) bukan orang Islam, namun hasil pembacaan dan penelitiannya beliau berhasrat untuk meniru pentadbiran Umar khususnya dari segi amanah, kebajikan.

"Ia merupakan satu sikap yang amat baik dan perlu diteladani oleh pemimpin Islam itu sendiri, jadi saya ingin mengucapkan tahniah kepada saudara Guan Eng di atas hasratnya sedemikian,? ujarnya lagi.

Beliau yang juga Adun Pasir Tumboh berharap Ketua Menteri Pulau Pinang itu melaksanakan apa yang dijanjikannya sekiranya beliau ingin dilihat sebagai seorang pemimpin yang benar-benar menjaga kebajikan rakyat khususnya masyarakat Islam.

Sambungnya, sebagaimana masyarakat bukan Islam menghormati dan menyayangi Menteri Besar Kelantan, Tuan Guru Dato? Nik Abdul Aziz Nik Mat, kerana sikap kepimpinannya yang tidak meminggirkan golongan minoriti di negeri itu, dalam masa yang sama diharap umat Islam di negeri itu juga mendapat layanan yang sama.

"Namun saya berkeyakinan, saudara Lim akan melaksanakannya, apa lagi menerusi Pakatan Rakyat yang ditubuhkan di empat negeri untuk menjaga kebajikan rakyat," ujarnya lagi.

Menyentuh Pakatan Rakyat pula beliau berharap semua pimpinan di empat negeri dapat memberikan contoh terbaik pada rakyat seluruhnya agar rakyat dapat menilai sendiri tentang keadilan yang terdapat dalam Pakatan itu.

Tambahnya, apa yang penting perpaduan dalam Pakatan Rakyat hendaklah jitu di samping menghormati pandangan di antara satu sama lain.

Terdahulu ketika menyampaikan taklimat kepada rombongan pelawat berkenaan, Baihaqi berharap semua negeri yang ditadbir Pakatan Rakyat termasuk Kelantan menjaga kebajikan rakyat sebaik mungkin.

Sambungnya, rakyat tidak perlukan pembangunan duniawi semata-mata, sebaliknya mereka terlalu mengharapkan keperihatinan kerajaan untuk mereka.

"Pembangunan sudah terlalu banyak terutama di Selangor, Pulau Pinang, namun apa yang rakyat inginkan sekarang ialah pembelaan atau 'cakno' terhadap mereka yang tidak diperolehi dari kerajaan terdahulu," ujarnya.

Pada majlis itu juga beliau turut mengucapkan tahniah di atas kesudian mereka masih memilih Kelantan sebagai destinasi pelancongan.

Jelasnya, walaupun empat negeri lagi telah dikuasai pembangkang, iaitu Kedah, Pulau Pinang, Selangor dan Perak, namun pelawat masih memilih Kelantan untuk dilawati. - mns

Jumaat Terakhir Ramadhan Hari Al-Quds Sedunia

  • Sep. 18th, 2008 at 10:46 PM



Watch this video
Sholat Jumat Ketiga Bulan Ramadan di Tehran Akan Dipimpin Rahbar
Tuesday, 16 September 2008
Bersamaan dengan Jumat ketiga bulan Ramadan, sholat Jumat di Tehran, pekan ini, akan dipimpin oleh Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatollah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei.

Panitia Pelaksanaan Sholat Jumat Tehran mengumumkan, "Pada Jumat ketiga bulan Ramadan yang juga bertepatan dengan malam Lailatul Qadar dan hari kesyahidan Imam Ali as, sholat Jumat di Tehran akan dipimpin langsung oleh Ayatollah Al-Udzma Sayid Ali Khameneni, yang akan dihadiri oleh seluruh warga mukmin yang tengah menunaikan ibadah puasa."

Hizbullah: Pembebasan Baitul Maqdis Akan Terwujud
Tuesday, 16 September 2008

Ketua Fraksi Hizbullah Lebanon , Mohammad Raad, mengatakan, "Sebagaimana banyak hal yang dinilai mustahil tapi terjadi, maka pembebasan Baitul Maqdis dari belenggu Rezim Zionis Israel akan terwujud." Raad ketika diwawancarai wartawan IRNA, hari Selasa, di Beirut mengatakan, "Rezim Zionis dan sejumlah pihak menduga bahwa sejumlah peristiwa seperti pembebasan Lebanon selatan, kekalahan militer Zionis dan penarikan mundur pasukan rezim ini dari Jalur Gaza, mustahil terjadi. Namun pada faktanya, semua itu telah terjadi."

Lebih lanjut Mohammad Raad menuturkan, "Melalui penamaan hari Jumat terakhir bulan Ramadan sebagai Hari Al-Quds Sedunia, Imam Khomeini ra telah mengabadikan tanggung jawab ummat Islam sedunia untuk membebaskan Baitul Maqdis yang merupakan bagian dari tugas ummat Islam." Dikatakannya, "Saat ini, kita dikejutkan dengan demonstrasi jutaan muslimin di seluruh penjuru dunia pada Hari Al-Quds. Ini merupakan hasil dari langkah revolusioner dan bersejarah yang dilakukan oleh Imam Khomeini ra."

Raad juga menyatakan bahwa penelantaran lima juta warga Palestina dari negeri nenek moyang mereka dan tekanan atas negara-negara yang menampung para pengungsi Palestina adalah bagian dari dampak pendudukan Zionis Israel atas Palestina selama 60 tahun terakhir ini. Ketua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon menuntut supaya lembaga-lembaga internasional segera bertindak menerapkan resolusi yang isinya mengakui hak kepulangan para pengungsi Palestina ke tanah air mereka.

Di Indonesia, peringatan Hari Al-Quds Sedunia akan digelar di depan Kedutaan AS, Monas, pada tanggal 26 September 2008, Pkl 13.30, yang bertepatan dengan Jumat terakhir bulan Ramadhan.
PAS akan tetap menyertai perubahan kerajaan dengan syarat kerajaan itu nanti mestilah dipandu oleh Islam.


Demikian ditegaskan Presiden PAS, Dato' Seri Tuan Guru Abdul Hadi Awang semasa menyampaikan Ceramah Nuzul Quran Dan Penjelasan Isu 16 September di Kompleks PAS Kedah, di sini semalam.

"Sekarang kita dalam usaha membuat perubahan walaupun disebut 16 September, sudah lepas 16 September hari ini. Walaupun sudah lepas, tetapi kita berusaha hendak buat perubahan, perubahan untuk menukar kerajaan.

"PAS akan menyertai perubahan kerajaan ini dengan syarat. Syaratnya ialah kerajaan ini mestilah dipandu oleh Islam. Dipandu oleh orang-orang Islam. Ini syarat yang dikenakan oleh PAS," tegas beliau yang disambut dengan laungan takbir.

Menurut beliau, jika syarat ini tidak dipenuhi, PAS tidak akan menyertai perubahan tersebut. Pun begitu, katanya, sehingga hari ini PAS melihat tanda-tanda awal bahawa syarat itu hendak diterima.

"Tetapi kalau syarat itu tidak diterima, kita teguh dengan prinsip. Kita minta pengikut-pengikut PAS setia dengan perjuangan. Ikut arahan, jangan lari dari jamaah biar apa sekalipun berlaku. Ini tanggungjawab dan kewajipan," tegasnya.

Terdahulu, Pesuruhjaya PAS Kedah, Dato' Seri Ustaz Azizan Abdul Razak yang turut menyampaikan ucapan pada ceramah tersebut melahirkan keyakinan kepada kepimpinan Ustaz Abdul Hadi.

"Kita tetap dengan Ustaz Abdul Hadi sebagai Presiden PAS, kita tidak akan gadai perjuangan kita, kita tidak akan bertukar ganti prinsip. Ustaz Abdul hadi telahpun membawa maruah PAS," ujar beliau yang juga Menteri Besar Kedah.

Majlis semalam dimulakan dengan tahlil dan berbuka puasa yang turut disertai Dato' Seri Presiden PAS. Lebih 5,000 hadirin memenuhi Kompleks PAS Kedah itu semalam mendengar ceramah dua tokoh terbabit. / Harakah

Profile

[info]tongkatokguru
Mendukung Kepimpinan Ulama

Latest Month

December 2008
S M T W T F S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031